"Musuh utama kamu ada dalam dirimu sendiri. Temukan musuhmu. Temukan titik terlemah dan terkuat dari musuhmu, maka kamu bisa mengalah...

Musuh Utama Kita, Diri Kita Sendiri


"Musuh utama kamu ada dalam dirimu sendiri. Temukan musuhmu. Temukan titik terlemah dan terkuat dari musuhmu, maka kamu bisa mengalahkan musuhmu dengan sangat mudah. Temukan semua itu dalam dirimu sendiri" (M. Noer)
Kata bijak yang oleh sebagian muslim dianggap hadits Nabi berpesan, "Ada sebuah peperangan yang lebih besar dari perang Badar (perang paling dahsyat dan yerbesar sepanjang sirah Nabawiyah) yakni, perang melawan hawa nafsu". Perang melawan diri sendiri. Perang melawan dirinya sendiri. Perang melawan nafsunya sendiri.
Man Arofa Nafsahu, Arofa Rabbahu. Barangsiapa mengenali dirinya, dia akan mengenal Tuhannya (Al Hadits). Steatment manusia termulia dan termuliakan itu didukung oleh pendapat manusia yang dianggap paling cerdas diabad modern, Albert Einstein" Barangsiapa ilmuwan yang semakin berilmu, maka dia akan mendapati perjalanan spiritual keilmuannya kepada Tuhan".
Kebanyakan manusia terkalahkan oleh dirinya sendiri. Perasaan malu, takut, kuatir, minder, tidak bisa, tidak sanggup, tidak mampu dan tidak mau. Semua perasaan2 diatas akan mengalahkan segala potensi hebat yang kita miliki. Energi negatif ini akan mencuri dan merampas semangat kita dalam menapaki impian mulia kita. Inilah musuh kita yang sebenarnya. Musuh yang selalu mengintai dan menempel terus dalam diri kita.
Mari kita temukan potensi terhebat dalam diri kita. Mari kita temukan musuh terbesar diri kita sendiri. Kita kalahkan dan kita taklukan musuh terbesar kita, agar kita menjadi seorang pemenang, trainer hebat dan handal.
Pegunungan Cidahu, Tasikmalaya. 2 September 2017, pkl 20 : 17. Muhammad Nur Samsi.

0 komentar: